Kupas Tuntas Pembahasan Tentang Aqiqah

  • 2 min read
  • Sep 19, 2019
Kupas Tuntas Pembahasan Tentang Aqiqah

Aqiqah menurut bahasa perayaan untuk penyambutan bayi yang baru lahir. Sedangkan menurut istilah aqiqah adalah menyembelih hewan tertentu berkaitan dengan kelahiran bayi, sesuai dengan ketentuan syariat. Aqiqah dilakukan pada hari ke 7 setelah kelahiran anak, baik itu anak laki-laki maupun anak perempuan. Pada hari itu juga anak-anak memotong rambutnya, diberi nama dan disembelihkan hewan aqiqah (kambing atau domba).

Pada pembahasan di bawah ini kami telah mengupas tuntas Pembahasan Tentang Aqiqah, yang perlu Anda ketahui. Untuk melihat layanan-layanan aqiqah dan informasi seputar aqiqah, Anda bisa mengunjungi situs Paket Aqiqah Bekasi. Baiklah, berikut ini adalah beberapa pembahasan mengenai aqiqah tersebut.

Apa itu Aqiqah?

Aqiqah, sebuah terminologi Islam, didefinisikan sebagai hewan yang disembelih pada saat kelahiran anak. Setiap bayi yang baru lahir harus ada Aqiqah, atas nama anak berkorban dan menghilangkan rambut. Hadis (Bukhari)

Kapan Aqiqah Harus Dilakukan?

Metode yang lebih disukai untuk Aqiqah adalah bahwa itu harus dibentuk sebelumnya pada hari ketujuh jika tidak maka tanggal 14 atau 21 dan seterusnya. Beberapa ulama mengatakan bahwa ini dapat dilakukan sampai anak menjadi dewasa dan mengatakan Aqiqah dapat dilakukan saat itu. Namun setelah periode ini melakukan Aqiqah tidak relevan.

Beberapa ulama memberikan Fatwa bahwa Aqiqah berlaku sampai hari kematiannya. Jika seseorang setelah menjadi dewasa melakukan Aqiqahnya sendiri, menurut beberapa ulama itu tidak sah tetapi menurut beberapa ulama itu diperbolehkan karena juga dipahami bentuk Fadhul Bari.

Apa Tujuan dari Aqiqah?

Kinerja Aqiqah sangat dianjurkan. Itu harus dilakukan oleh orang tua atau wali anak. Nabi Muhammad (saw) dan teman-temannya biasa melakukan Aqiqah ketika mereka diberikan bayi yang baru lahir. Ada banyak manfaat dalam kinerja Aqiqah. Salah satunya adalah mengumumkan kelahiran bayi. Dianugerahi seorang anak adalah berkat besar dari Sang Pencipta.

Tujuan lainnya adalah mengundang anggota keluarga, tetangga, dan teman untuk merayakan kesempatan yang diberkati. Orang miskin harus dimasukkan dalam perayaan dengan menawarkan makanan dan daging yang disajikan pada kesempatan ini.

Hal Apa Lagi yang Harus Kita Ketahui dalam Pembahasan Tentang Aqiqah ini?

Jenis Hewan yang Akan Disembelih

Berikut ini adalah hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di mana ia menasehati Aqiqah kambing atau domba. Dikisahkan Umm Kurz: Nabi Allah (saw) berkata : Dua domba yang menyerupai satu sama lain harus dikorbankan untuk seorang anak laki-laki dan satu untuk seorang anak perempuan. (Sunan Abu Dawood Book 15, No. 2830)

Kondisi Binatang untuk Aqiqah

Kondisi hewan di Aqiqah sama dengan kondisi hewan di Qurbani. Hewan yang akan disembelih haruslah kambing, sapi atau unta. Untuk unta, harus lebih dari 6 tahun, untuk sapi usia harus lebih dari 3 tahun dan untuk kambing, harus lebih tua dari 2 tahun.

Mereka harus bebas dari segala bentuk cacat seperti buta, sakit, pincang dan kekurangan gizi. Hewan-hewan harus disembelih dengan cara manusiawi yang sesuai.

Paket Aqiqah

Pengorbanan satu atau dua hewan Aqiqah (tergantung pada jenis kelamin “laki-laki atau perempuan”) didistribusikan kepada orang miskin dan yang membutuhkan, termasuk anak yatim dan orang tua.

Nilai yang sama dengan berat perak rambut anak Anda dibagikan kepada yang membutuhkan sebagai sedekah. Demikian artikel Pembahasan Tentang Aqiqah, ini saya buat. Semoga bermanfaat bagi Anda, terimakasih.