Review Huawei Mate 40 Pro: Hampir Sempurna dan Berkelas

  • AingIndra
  • Mar 29, 2022

Sebuah smartphone flagship yang sangat bagus, tapi lagi-lagi, sulit untuk saya rekomendasikan ke orang lain. Situasi serupa saya alami ketika sedang mengulas flagship dari Huawei di pertengahan tahun 2020 kemarin. Dan ketika penerusnya, Huawei Mate 40 Pro hadir secara, ternyata kurang lebih masih berikan impresi yang sama.

Jadi yang pertama dengan chipset berfabrikasi 5nm. Sensor kameranya disempurnakan oleh Leica. Desain waterfall display dengan kombinasi warna gradasi yang sangat elegan. Stereo speaker-nya sangat berkualitas, sembari dirancang tahan air. Banyak sekali keunggulan yang dibawa oleh Huawei, membuat Huawei Mate 40 Pro sangat kompetitif bila dibandingkan dengan flagship lainnya.

Apa yang bikin smartphone ini sulit untuk direkomendasikan? Lagi-lagi, kompabilitas aplikasi di dalamnya. Situasi yang sayangnya masih harus berjalan hingga saat ini. Hampir sempurna, namun kurang cocok untuk saya. Apakah cocok untuk kamu? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Yang bisa saya janjikan, mulai dari desain hingga kamera bakal penuh dengan pujian dari saya. Bukan karena saya dibayar, ya karena sebagai flagship, Huawei Mate 40 Pro memang sebagus itu. Terutama desain kamera belakangnya yang mengusung gaya bahasa baru “Space Ring”. Sepintas membuat saya dan beberapa orang teringat dengan iPod classic.

Selain ada logo Leica yang membawa kesan mewah, Huawei Mate 40 Pro juga hadir dengan material kaca lengkung premium. Warna Mystic Silver yang saya pakai punya gradasi rentang warna yang lebar—mulai dari merah muda, ungu, biru, kuning dan tentunya silver. Materialnya tidak mudah kotor atau membekas sidik jari, meski cenderung licin tanpa penggunaan soft case.

Berbeda dengan seri sebelumnya, Huawei Mate 40 Pro tetap dilengkapi dengan tombol volume fisik, meski tombol virtual masih tersedia lewat layar lengkungnya. Smartphone ini juga sudah kantongi sertifikasi IP68 tahan air dan debu. Bobotnya masih cukup terjaga di 212 gram, dengan ketebalan 9,1mm di mana modul kameranya tak terlalu tebal atau menyembul.

Secara keseluruhan, Huawei Mate 40 Pro terlihat mahal dan cukup nyaman dalam genggaman. Yang sedikit disayangkan, varian warna lain dengan material vegan leather tidak hadir resmi di Indonesia. Padahal pilihan warnanya cukup menarik, bisa jadi pembeda dari seri flagship lainnya.

Layar

Kemewahan masih terus berlanjut hingga ke tampilan layarnya. Saat flagship lainnya lebih banyak kembali ke desain layar flat, Huawei tetap mempersenjatai Mate 40 Pro dengan Horizon Display yang melengkung 88 derajat di sudut kiri dan kanannya. Secara visual, tentu menambah nilai mahal. Namun bagaimana software-nya bekerja untuk tingkatkan penggunaan?

Panelnya sendiri berdimensi 6,76 inci, dengan resolusi 1344p yang berikan kerapatan piksel 456ppi. Cukup tinggi, mendukung standar HDR10, dan sudah 90Hz (bisa di-set konstan maupun adaptif). Meski sudut kiri dan kanannya melengkung cukup tajam, layarnya cukup baik dalam menolak bagian telapak tangan, alias nggak gampang kepencet.

Lebih khawatir kalau jatuh atau kepentok aja, sih. Meski sudah ada proteksi layar yang terpasang secara bawaan, tetap harus berhati-hati kalau sampai jatuh. Kekurangan lain mungkin bakal terasa kalau sedang menampilkan konten yang memang ditampilkan dari ujung ke ujung layar, di mana konten pada bagian lengkung tentu bakal terlihat kurang jelas.

Reproduksi warnanya menurut saya sangat baik, dan juga terang saat digunakan di luar ruangan. Termasuk sensor sidik jarinya yang instan dan responsif meski jari saya mudah basah atau berkeringat. Paling-paling, yang sedikit mengganggu lagi adalah setup kamera depan yang tergolong cukup besar. Walaupun menghadirkan fitur-fitur yang menarik.

Kamera

Salah satu fitur kunci yang diunggulkan pada smartphone ini tentu saja ada pada bagian kameranya. Pada bagian Space Ring di belakangnya, terdapat empat sensor yang masing-masing punya fungsi berbeda. Sensor kamera utamanya beresolusi 50MP f/1.9, punya dimensi sensor fisik nbesar di 1/1.28 inci dan mendukung PDAF.

Satu sensor lain yang juga diunggulkan adalah ultra-wide 20MP f/1.8. Ya, bisa dibilang paling besar dan terang di kelasnya, yang juga didukung oleh octa PDAF. Sensor ketika adalah periskop 12MP f/3.4 yang berikan 5x optical zoom dengan OIS, ditambah sensor laser autofocus untuk bantu pengambilan fokus cepat di semua kondisi pencahayaan.

Menggunakan optik dari Leica, Huawei unggulkan kemampuan AI-nya yang bisa deteksi beragam objek maupun scenario, yang kemudian ditingkatkan secara real-time. Menurut saya cukup berhasil, hanya saja ketika digunakan untuk foto objek dekat, terkadang AI secara otomatis mengganti sensor dari wide ke ultra-wide, di mana tentunya kualitas foto bakal sedikit berkurang. Tinggal tap “x” saja bila sarannya tidak cocok.

Lantas bagaimana dengan kualitas fotonya? Menurut saya, tentu bisa bersaing dengan flagship kamera terbaik di kelasnya. Hasil foto dari ketiga sensor yang berbeda punya akurasi warna yang seragam dan konsisten, juga detil dari sensor ultra-wide masih cukup terjaga (meski hasilkan foto dalam rasio 3:2 dan tidak selebar kamera ultra-wide smartphone lain).

Spesifikasi

Review Huawei Mate 40 Pro kami lanjutkan ke sektor spesifikasi dan performa. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor Kirin 9000 yang dirancang dengan fabrikasi 5nm. Prosesor ini bersaing dengan SoC 5nm buatan pabrikan lainnya, yakni Snapdragon 888 dan Exynos 2100.

Prosesor ini dipadukan dengan RAM 8 GB serta memori penyimpanan 256 GB. Namanya juga spesifikasi kelas atas, sudah pasti Huawei Mate 40 Pro memiliki kinerja yang tidak akan pernah mengecewakan.

Selama menggunakannya untuk kebutuhan review, Huawei Mate 40 Pro juga menawarkan pengalaman yang mulus serta anti-lag. Untuk membuktikannya, kami pun menguji ponsel ini dengan tiga aplikasi benchmark, yakni AnTuTu, 3DMark, dan PCMark.

AnTuTu Benchmark kami dapatkan dengan mengunduhnya via situs resmi. Sedangkan 3DMark dan PCMark kami install dengan cara mengkloning aplikasi dari ponsel GMS menggunakan aplikasi Clone Phone.

HUAWEI Mate 40 Pro Bisa kamu beli di bawah ini:

Harga KisaranBeli Sekarang di:
Rp. 12.190.000Shopee
Rp. 12.190.000Tokopedia
Rp. 12.190.000Lazada
Rp. 12.190.000Blibli