Sumber: popmama.com

Memiliki anak tentunya merupakan hal yang paling diinginkan oleh pasangan suami istri, terutama bagi pasangan baru. Pasangan baru biasanya belum memiliki banyak pengalaman dalam membuat anak, oleh karena itu, kamu butuh edukasi tentang bagaimana cara membuat anak bagi pemula. Bagaimana caranya?

  1. Lakukan pemeriksaan prakonsepsi

    Sebelum merencanakan kehamilan, baiknya Ayah dan Bunda menjalani pemeriksaan. Konsultasi ke dokter dan tanyakan tentang asupan nutrisi termasuk vitamin dan asam folat. Kandungan asam folat bisa melindungi janin dari cacat lahir, seperti spina bifida. Asam folat juga bekerja selama tahap awal kehamilan. Penting untuk mendapat asupan asam folat yang cukup untuk mempersiapkan kehamilan. Lakukan siklus pemeriksaan ini sebelum mulai mencoba hamil. Jika memiliki masalah medis, maka bisa ditangani sebelum hamil.

  2. Kenali siklus haid

    Mengetahui siklus haid membantu mengetahui masa subur, Bunda. Ini adalah waktu tepat untuk fokus berhubungan intim dan menjadi cara membuat anak. Beberapa tanda ovulasi yang harus diketahui, di antaranya perubahan lendir serviks menjadi seperti tipis dan terasa encer. Beberapa wanita mungkin merasakan nyeri. Memprediksi ovulasi juga dapat membantu memprediksi waktu terbaik untuk hamil. Jika melakukan hubungan seks jarang, ini memberi tahu kapan kita harus meningkatkan kesempatan untuk hamil.
    Wanita dengan siklus haid 28 hari cenderung berovulasi pada hari ke-14. Tetapi, banyak juga wanita yang memiliki siklus lebih panjang atau lebih pendek. Jadi, mengetahui siklus dapat membantu ovulasi.

  1. Jangan khawatir dengan posisi bercinta

    Banyak mitos soal posisi terbaik bercinta memengaruhi peluang untuk hamil. Selama tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan, jangan pedulikan ya, Bunda. Posisi-posisi tertentu justru tidak disarankan. Misalnya posisi yang melawan gravitasi, seperti duduk atau berdiri selama hubungan intim, dapat mencegah sperma mendekati sel telur.

  1. Tetap ditempat tidur tepat setelah berhubungan intim

    Ada mitos jika setelah berhubungann kita berbaring di tempat tidur dengan kaki terangkat, akan meningkatkan peluang hamil. Namun, itu tidak benar, Bunda. Saran yang bagus adalah berbaring di tempat tidur selama 10 hingga 15 menit setelah hubungan intim, tetapi tidak perlu kaki diangkat. Panggul tidak bergerak ketika kaki diangkat. Baiknya jangan pergi ke kamar mandi selama ini, tunggu 10 hingga 15 menit, sehingga sperma akan masuk ke leher rahim.

  1. Jangan berlebihan.

    Berhubungan seks setiap hari bahkan selama ovulasi tidak selalu menjadi cara membuat anak dan meningkatkan peluang untuk hamil. Secara umum, setiap malam sekitar waktu ovulasi membantu meningkatkan peluang Bunda untuk hamil. Sperma dapat hidup hingga 5 hari di dalam tubuh wanita. Saran terbaik adalah melakukan hubungan seks secara teratur, yaitu ketika sedang berovulasi, ataupun tidak. Kualitas sperma juga berpengaruh. Mengenakan pakaian ketat dapat memengaruhi jumlah sperma, begitu juga kalau pria sering berendam di air hangat. Kebiasaan menaruh ponsel di celana juga berpengaruh. Pria yang makan banyak produk kedelai mungkin memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah daripada pria yang tidak makan produk kedelai.

  1. Jangan stres

    Cobalah untuk tidak stres memikirkan untuk hamil dan memulai keluarga. Stres sebenarnya dapat mengganggu ovulasi. Jadi, semakin Bunda santai, semakin baik lho. Carilah cara untuk menghilangkan stres. Apapun caranya yang penting kita sehat dan siap untuk hamil.

Itulah yang dapat dilakukan oleh para pasangan baru dalam kiat membuat anak.